VOXEdu

Mahasiswa KKN Undip Latih Warga Desa Mulur Buat 'Barcode' Pemindai Informasi

Redaktur : Fendri Jaswir
Selasa, 13 Agustus 2024 14:20 WIB
Mahasiswa Undip bersama peserta penyuluhan pembuatan barcode pemindai informasi.

SUKOHARJO (VOXindonews) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menggelar program inovatif di Dusun Pojok, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Senin (29/7/2014). Kali ini melibatkan penyuluhan kepada Karang Taruna dan pembuatan barcode pemindai informasi.

Pelaksana kegiatan, Nudrie Meida Gayuh Nastiti, mahasiswa program studi Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, mengatakan program ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi digital sebagai sarana penyebaran informasi yang lebih efisien dan efektif kepada masyarakat, khususnya generasi muda di dusun tersebut.

Penyuluhan ini dihadiri oleh 30 anggota Karang Taruna Dukuh Pojok yang sangat antusias untuk belajar mengenai cara mengoptimalkan penggunaan website sebagai media informasi desa.

Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan tentang pembuatan dan penggunaan barcode pemindai yang bisa diarahkan ke website tertentu. Teknologi ini diharapkan dapat memudahkan warga desa dalam mengakses informasi yang relevan dan penting.

Barcode pemindai informasi yang dipajang di beberapa tempat.

Nudrie Meida menyatakan salah satu tujuan utama dari program ini adalah untuk mendukung transparansi dan akses informasi di Dusun Pojok.

Dengan adanya barcode ini, warga dusun dapat dengan mudah mengakses informasi terkait kegiatan, program kerja, layanan publik, dan berbagai hal penting lainnya hanya dengan satu kali pemindaian. Informasi tersebut dapat diperbarui secara berkala oleh pihak yang berwenang, sehingga selalu relevan dan up-to-date.

Menurut Nudrie Meida, penggunaan barcode pemindai tidak hanya memberikan kemudahan dalam distribusi informasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam komunikasi antara pemerintah desa dan warga.

"Kami ingin mengajarkan kepada anggota Karang Taruna bagaimana teknologi bisa digunakan untuk meningkatkan akses informasi dan memudahkan penyampaian pesan kepada masyarakat. Barcode ini merupakan salah satu cara yang praktis dan dapat diakses oleh semua orang dengan smartphone," katanya.

Selain pelatihan, mahasiswa KKN juga membantu Karang Taruna dalam proses pembuatan dan pemasangan barcode di berbagai titik strategis di Dusun Pojok. Barcode tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang sering dikunjungi warga, seperti balai desa, tempat wisata dan area publik lainnya.

Dengan demikian, diharapkan seluruh warga dapat memanfaatkan teknologi ini untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Penyuluhan pembuatan barcode pemindai informasi. 

Program penyuluhan dan pembuatan barcode pemindai ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN Undip dalam mendukung digitalisasi desa dan meningkatkan literasi teknologi di kalangan masyarakat, khususnya para pemuda.

Mereka berkomitmen untuk terus mendampingi Karang Taruna dalam memanfaatkan teknologi ini dan memberikan pelatihan lanjutan jika diperlukan.

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan Dukuh Pojok dapat menjadi contoh bagi dusun lain dalam mengadopsi teknologi digital untuk mendukung kemajuan dan transparansi informasi di tingkat desa.

''Program ini juga diharapkan dapat membuka jalan bagi inovasi-inovasi lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat,'' kata Nudrie Meida. (FJ)

Barcode Pemindai Informasi KKN Undip Desa Mulur Sukoharjo Nudrie Meida Gayuh Nastiti VOXindonews Jual Beli Online Lazada Shopee