- 26/05/2026
Memegang map dari kiri-kanan : Prof. Husnul Khausarian, Ganesya Varandra, Fajar Muhardi, bersama Asisten III Job Kurniawan dan pemegang saham lainnya.
PEKANBARU (VOXindonews) - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2026 PT Riau Petroleum (Perseroda) telah menetapkan dua direktur baru. Fajar Muhardi sebagai Direktur Operasional dan Ganesya Varandra sebagai Direktur Keuangan.
Selain itu, RUPS juga memperpanjang masa jabatan Prof. Husnul Khausarian sebagai Direktur Utama. RUPS Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau itu dipimpin oleh Asisten III Setda Riau Job Kurniawan didampingi Karo Perekonomian Sri Irianto di Pekanbaru, Senin (25/5/2026).
Baik Fajar maupun Ganesha sebelum ditetapkan telah melalui seleksi ketat dari tim seleksi yang dibentuk Pemprov Riau selaku pemegang saham. Masing-masing lolos tiga nama untuk mengikuti tes wawancara dengan Plt Gubernur Riau SF. Hariyanto.
Kepada VOXindonews, Fajar menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya sebagai Direktur Operasional PT Riau Petroleum.
Ia memahami bahwa PT Riau Petroleum memiliki peran strategis sebagai perusahaan daerah yang mengelola dana Participating Interest (PI) Pemerintah Provinsi Riau dari hasil minyak bumi di wilayah Riau.
Oleh karena itu, perusahaan ini dituntut untuk mampu menjalankan tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan daerah.
Dalam menjalankan perusahaan, Fajar akan merealisasikan Visi dan Misi yang telah ditetapkan Gubernur Riau dan Direktur Utama.
Sebagai langkah awal, dalam 100 hari kerja pertama, terdapat tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian Fajar.
Tahap I atau 30 hari pertama kami akan lakukan konsolidasi Internal yang meliputi, pemetaan kondisi internal perusahaan, evaluasi sistem kerja, penguatan koordinasi antar unit, serta identifikasi permasalahan dan kebutuhan prioritas perusahaan.
Tahap II atau bulan kedua, kami akan lakukan Penataan Sistem dan Tata Kelola perusahaan yang meliputi, penguatan SOP, sistem dan birokrasi pelaporan, monitoring operasional, pengawasan internal, serta mendorong pola kerja yang lebih efektif, profesional, dan berbasis target kinerja.
Tahap III atau bulan ketiga, kami akan lakukan Penguatan Kinerja dan Arah Pengembangan yang meliputi peningkatan produktivitas perusahaan, penyusunan roadmap operasional, serta membangun fondasi perusahaan yang lebih adaptif, modern, dan siap mendukung arah pengembangan bisnis daerah ke depan.
Setelah program 100 hari terlaksana, pihaknya akan mengembangkan potensi usaha perusahaan, dengan cita-cita agar kedepan PT. Riau Petroleum dapat menghasilkan revenue yang akan menjadi nilai tambah bagi Provinsi Riau.
''Saya percaya bahwa dengan kerja sama, integritas, dan komitmen bersama, PT Riau Petroleum mampu menjadi BUMD yang profesional, terpercaya, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Provinsi Riau,'' ujarnya. (FJmb mbuh
PT Riau Petroleum BUMD Riau Direktur Operasional Direktur Keuangan VOXindonews Lazada Shopee