- 17/07/2026
Upaya pencarian dua orang bocah yang tenggelam di saluran irigasi Singomerto.
BANJARNEGARA (VOXindonews) - Dua anak dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, pada Rabu (15/7/2026) sore. Korban berhasil ditemukan tim SAR dalam keadaan meninggal dunia.
“Benar kami menerima informasi bahwa kemarin sore ada dua bocah yang diduga tenggelam di saluran irigasi Singomerto Kalibenda,” kata Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Basarnas, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang saksi mata bernama Sahid (40) mengaku masih sempat melihat kedua korban bermain di sekitar irigasi pada pukul 16.30 WIB
Identitas kedua korban diketahui bernama Muhammad Fadli Al Fayad (10) dan Zafran (12). Keduanya merupakan warga Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.
Namun, tak lama berselang atau sekitar pukul 17.00 WIB, saksi tidak lagi melihat keberadaan kedua bocah tersebut di area bawah Jembatan Kalibenda. Keduanya diduga kuat terpeleset lalu tercebur ke dalam saluran irigasi yang memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter tersebut.
“Warga sekitar sudah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sesaat setelah kejadian. Namun karena cukup dalam dan airnya juga cukup keruh, hingga malam kedua korban belum ditemukan, akhirnya warga melaporkan kejadian ini ke kami," jelas Budiono.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan kini tengah menyisir area di sekitar lokasi kejadian. Pencarian difokuskan pada aliran irigasi serta radius yang diperkirakan menjadi titik tenggelamnya korban.
Selain menyisir permukaan air, tim juga menerjunkan personel untuk bermanuver di bawah air. Penyelaman dilakukan secara intensif di beberapa titik dalam yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban.
Dengan upaya tersebut, kedua korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia. Korban M. Fadli Al Fayad ditemukan pukul 09.35 WIB dan lima jam berselang, korban kedua atas nama Zafran juga berhasil ditemukan tim SAR gabungan.
"Alhamdulillah kedua anak yang hilang tenggelam berhasil tim SAR gabungan temukan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia," tutur Budiono.
"Korban pertama ditemukan pukul 09.35 WIB di jarak 1,7 Km dan korban kedua pukul 15.00 WIB berjarak 3,5 Km dari lokasi terakhir mereka terlihat," tambahnya.
Setelah dievakuasi, kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa terkait penyebab pasti kematiannya.
"Keduanya langsung dibawa tim ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan penyebab kematian korban," pungkas Budiono. (ADK)
Dua bocah tewas irigasi Singomerto SAR Banjarnegara VOXindonews Lazada Shopee