VOXEdu

Mahasiswa KKN Berdampak Unri Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Cek Bansos di Desa Tambak, Langgam

Redaktur : Fendri Jaswir
Sabtu, 15 Agustus 2026 21:31 WIB
Mahasiswa KKN berdampak Unri melakukan sosialisasi aplikasi cek bansos di Desa Tambak, Kecamatan Langgam.

LANGGAM (VOXindonews) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) 2026 yang ditempatkan di Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi Cek Bansos bagi masyarakat penerima
bantuan sosial pada Selasa, 30 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja Kukerta Berdampak UNRI 2026 di Desa Tambak, yang dilaksanakan di lokasi yang sama dengan rangkaian kegiatan sosialisasi lainnya.

Kegiatan ini digagas setelah mahasiswa Kukerta melihat bahwa selama ini sebagian masyarakat penerima bantuan sosial di Desa Tambak masih kesulitan memantau status bantuan yang mereka terima, mulai dari apakah bantuan masih aktif, sudah dicairkan, atau justru
dinonaktifkan.

Ketidaktahuan ini kerap menimbulkan kebingungan, baik bagi masyarakat maupun perangkat desa yang bertugas melakukan pendataan warga penerima bantuan. Dari situlah muncul gagasan untuk mengenalkan aplikasi Cek Bansos sebagai solusi agar masyarakat dapat memantau status bantuan sosial mereka secara mandiri, sekaligus mempermudah perangkat desa dalam proses
pendataan.

Sidiq Dwi Kuncoro, mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 yang memandu langsung kegiatan ini, menjelaskan
bahwa aplikasi Cek Bansos tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat yang sudah
terdaftar sebagai penerima bantuan.

Menurutnya, aplikasi ini juga memiliki
sejumlah fitur lain yang penting untuk diketahui masyarakat luas, mulai dari pengajuan permohonan bantuan sosial bagi warga yang belum terdaftar, pengecekan desil kesejahteraan, hingga pembaruan data desil agar sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya saat ini.

Dalam praktiknya, Sidiq Dwi Kuncoro
bersama tim Kukerta membantu masyarakat secara langsung dalam proses login ke
aplikasi, mulai dari pembuatan akun, verifikasi data diri, hingga menjelajahi menu-menu utama yang tersedia.

Pendampingan ini sengaja dilakukan satu per satu agar masyarakat, khususnya yang belum terbiasa menggunakan aplikasi berbasis
smartphone, tidak mengalami kesulitan saat mempraktikkannya secara mandiri di
kemudian hari.

Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Ibu Maya selaku Kaur Umum Desa Tambak, yang turut membersamai jalannya sosialisasi dari awal hingga akhir. Dukungan langsung dari perangkat desa ini cukup krusial, mengingat validasi data kependudukan dan
sinkronisasi dengan data desa menjadi bagian penting dalam penggunaan aplikasi Cek Bansos.

Ditemui usai kegiatan, Ibu Maya menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 ini. Ia mengungkapkan bahwa selama ini pihak desa cukup kerepotan menjawab satu per satu pertanyaan warga terkait status bantuan sosial mereka, sehingga dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat menjadi lebih mandiri dalam mengecek informasi bantuan tanpa harus bolak-balik ke kantor desa.

Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut, mengingat manfaatnya yang dirasakan langsung baik oleh masyarakat maupun perangkat desa dalam proses pendataan.

Sosialisasi ini menjadi penting karena memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat terkait status bantuan sosial yang mereka terima, sekaligus mendorong transparansi data penerima bantuan. Bagi perangkat desa, keberadaan aplikasi ini turut mempermudah proses pendataan dan pemutakhiran data desil masyarakat, sehingga penyaluran bantuan sosial ke depannya dapat lebih tepat sasaran sesuai dengan kondisi
ekonomi warga yang sebenarnya.

Sidiq Dwi Kuncoro berharap masyarakat Desa Tambak dapat terus menggunakan aplikasi Cek Bansos secara mandiri untuk memantau status bantuan sosial mereka, mengajukan  permohonan bantuan bila diperlukan, serta aktif memperbarui data desil agar sesuai dengan
kondisi terkini.

Ia menambahkan bahwa dengan pemahaman yang baik terhadap aplikasi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi kesulitan mengakses informasi terkait bantuan sosial yang menjadi hak mereka.

Dengan dukungan dari perangkat desa
seperti Ibu Maya selaku Kaur Umum Desa Tambak, program sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi masyarakat penerima bantuan maupun bagi perangkat desa dalam menjalankan tugas pendataan secara lebih akurat dan efisien di Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. (FJ)

Mahasiswa KKN Berdampak Unri Desa Tambak Langgam Pelalawan aplikasi Cek Bansos VOXindonews Lazada Shopee