- 02/06/2026
Sebanyak 50 anak panti asuhan Muhammadiyah Air Molek, Inhu, mendapat bantuan dari Pemprov Riau.
PEKANBARU (VOXindonews) - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Sosial Provinsi Riau menyalurkan bantuan kebutuhan makan kepada 3.108 anak panti asuhan di Riau. Bantuan triwulan pertama Januari, Februari dan Maret 2026 senilai Rp 5.565.900.000.
Bantuan kebutuhan makanan setiap anak senilai Rp 20.000 perhari. Maka setiap anak anak mendapat Rp 1.800.000 untuk tiga bulan.
Nur Aisyiah dari Dinas Sosial Provinsi Riau yang ditugaskan untuk pencairan dana kepada VOXindonews, Selasa (2/6/2026) menjelaskan bahwa panti asuhan yang menerima bantuan sejumlah 96 panti. Panti yang menerima bantuan sudah memiliki izin dan terakreditasi.
Aisyiah biasa dipanggil pengurus panti memang pantang menyerah untuk mendapatkan bantuan Pemda Riau. Dengan berbagai pendekatan, dialog ke DPRD Riau bersama Korwil LKSA Riau dan menemui Sekda Riau. Alhamdulillah pada tanggal 2 sampai 15 Juni 2026 sejumlah Panti Asuhan di Riau dapat mencairkan bantuan di Bank Riau Kepri Syariah terdekat.
Kerjasama yang baik dengan BRK panti asuhan yang jauh di pedalaman dapat mencairkan di unit terdekat. Bahkan BRK kedai juga dapat mencairkan bantuan ini.
Aisyiah berharap dengan cairnya bantuan ini diharapkan pengurus panti untuk memanfaatkan dana sesuai aturan yang telah disepakati. Jangan lagi bertindak diluar kesepakatan yang nanti dapat menyulitkan pengurus panti sendiri. Bahkan bisa bantuan ini dihentikan untuk kedepannya.
Pengurus panti asuhan Muhammadiyah Air Molek dengan pimpinan cabang BRK Syari'ah.
Ardi, Ketua Korwil LKSA Riau menyampaikan rasa syukur. Karena setelah enam bulan bantuan untuk panti se Riau sudah dapat dicairkan.
Dia meminta setiap panti berlaku jujur dalam penggunaan dana bantuan ini. Jangan ada lagi melakukan tindakan diluar kesepakatan. Karena setiap dana yang diberikan akan dibuat SPJ dan juga pemeriksaan oleh instansi terkait.
Lanjut, Ardi kalau semua panti ikhlas dan jujur maka bantuan tahap dua April, Mei dan Juni 2026 segera dicairkan. Tapi, jika panti membuat masalah semua panti akan terkena imbasnya.
Anggota DPRD Riau Daniel Eka Perdana yang membidangi bantuan untuk panti asuhan menyampaikan agar pengurus panti menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Karena panti harus bersyukur dengan keadaan keuangan Pemda Riau masih dapat mencairkan bantuan kepada 3.108 anak panti di Riau.
Daniel yang selalu dihubungi Forwil LKSA Riau bersama Dinas Sosial Provinsi Riau terus berusaha agar bantuan ini dapat dicairkan.
Kepala BRK Syari'ah Airmolek, Dwi Harsyadi kepada LKSA di Airmolek siap membantu untuk program ini. Kalau ada hambatan silahkan lapor untuk dicarikan jalan keluar.
Dia mengharapkan LKSA Muhammadiyah Airmolek dan LKSA Ainun Jariyah Airmolek dapat memanfaatkan dana dengan baik. "Kita siap kerjasama dan juga akan membantu panti yang ada di Inhu. Kita cari program apa yang bisa kita bantu," ujarnya.(YHN)
Bantuan untuk anak panti dinas sosial Riau LKSA Riau panti asuhan Air Molek VOXindonews Lazada Shopee